Langon Selenggarakan Hajatan Akbar Bareng ABRI

Langon. Pemerintah Desa (Pemdes) Langon sedang mempunyai acara besar. Acara yang bertema Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III ini bekerja sama dengan TNI. Program ini sendiri akan berlangsung selama satu bulan mulai dari 15 Oktober 2018 sampai 13 November 2018 dengan lokasi yang sudah ditentukan.

Banyak program yang akan dilaksanakan pada TMMD tersebut, seperti halnya pemberian beasiswa, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengaspalan jalan, jambanisasi dan berbagai macam sosialisasi dan pelatihan. Sedangkan yang menjadi prioritas utama dari hajatan ini adalah pembangunan RTLH.

“TMMD tahun ini akan mengutamakan pembangunan RTLH yang penerimanya sudah ditentukan. Ada empat orang yang akan menerimanya, bapak Ngadi (14), ibu Senah (17), ibu Muslikah (13) dan bapak Nardi (13).” ujar Santoso, petinggi Langon.

Acara TMMD dibuka 15 Oktober 2018 oleh bapak Bupati Jepara, K.H. Ahmad Marzuqi, melalui upacara resmi yang berlokasi di lapangan Gelora Bumi Kramat Langon. Upacara ini melibatkan semua elemen masyrakat mulai dari bapak-bapak RT, ibu PKK serta para pemuda.

Setelah upacara banyak kegiatan yang dilangsungkan, mulai dari pemberian beasiswa, pengobatan gratis hingga pembuatan KTP massal. Sedangkan untuk RTLH dan jambanisasi dilaksanakan keesokan harinya selama sebulan oleh tentara.

Salah satu warga yang menerima bantuan RTLH, Ngadi, merasa sangat senang dengan adanya bantuan ini. Dia sangat berterima kasih karena sudah bersedia membangunkan rumah baginya.

“Saya sangat senang diberikan bantuan. Gambar (design) rumahnya juga bagus. Pokoknya saya senang sekali. Saya juga sangat berterima kasih kepada semua pihak” kata Ngadi, warga RT 14 RW 06.

Senada dengan bapak Ngadi, ibu Senah juga merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya ABRI yang membantunya membangun rumah.

Sementara itu salah satu aparat Pemdes Langon, Syamsul Arifin, sebagai penanggungjawab RTLH, juga menyampaikan rasa terima kasih pada ABRI dan berharap akan lebih banyak lagi bantuan seperti ini sehingga banyak warga Langon yang rumahnya sudah tidak layak huni bisa diperbaiki.

Harapan serupa juga dilontarkan oleh bapak Santoso. Beliau menuturkan banyak warganya yang sebenarnya rumahnya sudah tidak layak tapi belum mampu memperbaikinya. Jadi bantuan semacam ini selalu diidamkan oleh warganya.

  • Program TMMD ini sendiri akan selesai 13 November 2018 mendatang dan ditutup oleh bapak Bupati jepara sekaligus membuka acara bazar dan pasar murah.

 

Facebook Comments